<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Tujuh-bulanan, Tingkepan</title>
	<link>http://indonesianmuslim.com/tujuh-bulanan-tingkepan.html</link>
	<description>Thinking about Islam and Indonesia</description>
	<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 12:28:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/tujuh-bulanan-tingkepan.html#comment-191</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 01:41:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/tujuh-bulanan-tingkepan.html#comment-191</guid>
		<description>Terima kasih Bung Ratno,
Iya, Anda benar. Anda masih mengingat tradisi lama kita. Mungkin generasi 90-an sudah lupa.

Anda juga benar, jenis kelamin, watak, keberuntungan, dan juga harapan--menurut tradisi mitoni--sudah bisa dibentuk sejak masa kandungan. Iya. Ingat kan Imam Syafii, menurut riwayat, di kandungan bertahun2. Dari situ juga dibentuk wataknya. Begitu juga, mimpi orang Jawa menunjukkan itu. Mimpi makan rembulan, menggayuh bintang, dan lain-lain akan berpengaruh pada anaknya.

Well, semoga kita semua mimpi makan rembulan sampai habis, sehigga bayi kita ini nanti akan benar2 bermanfaat, berkah, selamat, dan bisa "mencerahkan" sesama.

Saya masih ingat, Ki Damardjati Supajar dulu, waktu sering2nya memberi pepadang: alam akan menentukan. RUmah dekat pohon kelapa akan mendapatkan buah. Cuma apakah kejatuhan digentingnya atau mendapatkan kelapa mudanya, untuk rujakan....

Web, ini taruhlah pohon kelapanya, mohon maaf Ki Damardjati,.....apakah web ini akan kita nikmati buahnya, atau....jangan berharap yg enggak2...buahnya saja, janurnya untuk hiasan, ....

AM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Bung Ratno,<br />
Iya, Anda benar. Anda masih mengingat tradisi lama kita. Mungkin generasi 90-an sudah lupa.</p>
<p>Anda juga benar, jenis kelamin, watak, keberuntungan, dan juga harapan&#8211;menurut tradisi mitoni&#8211;sudah bisa dibentuk sejak masa kandungan. Iya. Ingat kan Imam Syafii, menurut riwayat, di kandungan bertahun2. Dari situ juga dibentuk wataknya. Begitu juga, mimpi orang Jawa menunjukkan itu. Mimpi makan rembulan, menggayuh bintang, dan lain-lain akan berpengaruh pada anaknya.</p>
<p>Well, semoga kita semua mimpi makan rembulan sampai habis, sehigga bayi kita ini nanti akan benar2 bermanfaat, berkah, selamat, dan bisa &#8220;mencerahkan&#8221; sesama.</p>
<p>Saya masih ingat, Ki Damardjati Supajar dulu, waktu sering2nya memberi pepadang: alam akan menentukan. RUmah dekat pohon kelapa akan mendapatkan buah. Cuma apakah kejatuhan digentingnya atau mendapatkan kelapa mudanya, untuk rujakan&#8230;.</p>
<p>Web, ini taruhlah pohon kelapanya, mohon maaf Ki Damardjati,&#8230;..apakah web ini akan kita nikmati buahnya, atau&#8230;.jangan berharap yg enggak2&#8230;buahnya saja, janurnya untuk hiasan, &#8230;.</p>
<p>AM</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suratno</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/tujuh-bulanan-tingkepan.html#comment-190</link>
		<dc:creator>Suratno</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 10:35:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/tujuh-bulanan-tingkepan.html#comment-190</guid>
		<description>Bung Makin,

Day by day, artikel sampeyan "makin" menarik dan kreatif saja, hehehe. Soal tujuh-bulanan, mitoni dan tingkepan-nya indonesianmuslim, kalo sudah dilaksanakan, saya pingin tahu hasilnya.

Menurut orang jawa yang masih percaya mitos; kalo ritual istri menginjak telur dan suami membasuh kakinya berpengaruh pada sikap anak yang dikandungnya, jika berlangsung sukses, nanti bayi yang dilahirkannya kalo besar menjadi anak gaul, alias mudah bekerjasama dan bersosialisasi. Tapi kalo gak sukses, mungkin bayinya kelak jika besar jadi anak yang kuper.

Terus, kalo ritual memecah dua kelapa, kalo yang pecah yang bergambar arjuna saja; bayinya mungkin berjenis kelamin laki-laki, kalo yang pecah bergambar srikandi saja;berjenis kelamin perempuan, kalo pecah dua-duanya; jenis kelamin bayinya akan sesuai dengan yang diinginkan, sementara kalo gak pecah dua-duanya;jenis kelamin bayinya let us wait and see aja.

And, kalo ritual rujakan dengan bahan 7 rupa segalanya mulai dari buahnya, cabenya dsb; rasa rujak-nya akan berpengaruh pada sifat bayi yang dilahirkannya kelak, apakah itu manis, asem, asin, pahit, hambar, ato rasa NANO-NANO yang: "rame rasanya!!!".

Pertanyaan saya, bayi yang dikandung indonesianmuslim kelak kalau bener-bener lahir akan seperti apa bung Makin; sikapnya "gaul atau kuper"? jenis kelaminnya "laki-laki atau perempuan"? sifatnya "manis, asem, asin, pahit, hambar ataukah nano-nano?

Hehehehe

Salam,
www.suratno77.multiply.com
Univ. Paramadina, Jkt</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Makin,</p>
<p>Day by day, artikel sampeyan &#8220;makin&#8221; menarik dan kreatif saja, hehehe. Soal tujuh-bulanan, mitoni dan tingkepan-nya indonesianmuslim, kalo sudah dilaksanakan, saya pingin tahu hasilnya.</p>
<p>Menurut orang jawa yang masih percaya mitos; kalo ritual istri menginjak telur dan suami membasuh kakinya berpengaruh pada sikap anak yang dikandungnya, jika berlangsung sukses, nanti bayi yang dilahirkannya kalo besar menjadi anak gaul, alias mudah bekerjasama dan bersosialisasi. Tapi kalo gak sukses, mungkin bayinya kelak jika besar jadi anak yang kuper.</p>
<p>Terus, kalo ritual memecah dua kelapa, kalo yang pecah yang bergambar arjuna saja; bayinya mungkin berjenis kelamin laki-laki, kalo yang pecah bergambar srikandi saja;berjenis kelamin perempuan, kalo pecah dua-duanya; jenis kelamin bayinya akan sesuai dengan yang diinginkan, sementara kalo gak pecah dua-duanya;jenis kelamin bayinya let us wait and see aja.</p>
<p>And, kalo ritual rujakan dengan bahan 7 rupa segalanya mulai dari buahnya, cabenya dsb; rasa rujak-nya akan berpengaruh pada sifat bayi yang dilahirkannya kelak, apakah itu manis, asem, asin, pahit, hambar, ato rasa NANO-NANO yang: &#8220;rame rasanya!!!&#8221;.</p>
<p>Pertanyaan saya, bayi yang dikandung indonesianmuslim kelak kalau bener-bener lahir akan seperti apa bung Makin; sikapnya &#8220;gaul atau kuper&#8221;? jenis kelaminnya &#8220;laki-laki atau perempuan&#8221;? sifatnya &#8220;manis, asem, asin, pahit, hambar ataukah nano-nano?</p>
<p>Hehehehe</p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://www.suratno77.multiply.com" rel="nofollow">http://www.suratno77.multiply.com</a><br />
Univ. Paramadina, Jkt</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
