<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: MUI Ditunggangi Islam Radikal</title>
	<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html</link>
	<description>Thinking about Islam and Indonesia</description>
	<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 19:52:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: Deri Ramdhani</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-808</link>
		<dc:creator>Deri Ramdhani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 19:19:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-808</guid>
		<description>Dr. Rumadi, MA dan Moch. Nur Ikhwan, Ph.D, dan The Wahid Institute, adalah beberapa contoh praktisi "muslim" yang begitu kritis terhadap MUI,, bagus..bagus..
Silahkan saja didiskusikan perihal yang dimaksud dengan yang bersangkutan agar tidak terjadi fitnah dan perpecahan.

Dan jika sudah terjadi perpecahan solusinya satu...
Kembalikan kepada Al-Quran dan As-Sunnah, bukan kepada Kitab-kitab atau literatur barat yang dibuat untuk menjauhkan Muslim dari Tauhid, atau kepada undang2 buatan manusia yang sekarang sedang berkuasa...
Dan jika dasarnya bukanlah Al-Quran dan As-Sunnah, ya...Itulah yang dinamakan jauh dari Kebenaran Illahi atau "Tersesat..."</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dr. Rumadi, MA dan Moch. Nur Ikhwan, Ph.D, dan The Wahid Institute, adalah beberapa contoh praktisi &#8220;muslim&#8221; yang begitu kritis terhadap MUI,, bagus..bagus..<br />
Silahkan saja didiskusikan perihal yang dimaksud dengan yang bersangkutan agar tidak terjadi fitnah dan perpecahan.</p>
<p>Dan jika sudah terjadi perpecahan solusinya satu&#8230;<br />
Kembalikan kepada Al-Quran dan As-Sunnah, bukan kepada Kitab-kitab atau literatur barat yang dibuat untuk menjauhkan Muslim dari Tauhid, atau kepada undang2 buatan manusia yang sekarang sedang berkuasa&#8230;<br />
Dan jika dasarnya bukanlah Al-Quran dan As-Sunnah, ya&#8230;Itulah yang dinamakan jauh dari Kebenaran Illahi atau &#8220;Tersesat&#8230;&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sronodh</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-806</link>
		<dc:creator>sronodh</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 14:51:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-806</guid>
		<description>menyesali org2 yg terpilih duduk di MUI kebanyakan garis keras ? ya jelas dong, wong garis keras belum punya "daerah kekuasaan" di masyarakat seperti halnya NU dan Mohamadiyah. Sementara kalau rapat MUI, org2 NU dan Muhammadyah pada gak rajin, mentang2 udah mapan di wilayahnya masing2, ya ... lolos deh, keambil tuh MUI sebagai wilayah mereka. Makanya kalau rapat tuh pada datang biar gak kecolongan kayak skrg ini. Mulai sekarang siap2 ikutin mekanisme pemilihan pengurus MUI yg akan datang. Saran gw: kalau datang tuh jangan cuman mau salaman doang, tapi bawa ide. Misalnya gimana spy dpt diterapkan biaya haji yg lancar dan murah. Sekarang topik ini sangat matang untuk dibahas. Kalau perlu swastanisasi penyelenggaraan haji, supaya KPK jgn terlalu banyak kerjaan nangkepin oknum penyelenggara haji yg "terlalu pinter" di "sini" maupun yg di "sana". Monggo cak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menyesali org2 yg terpilih duduk di MUI kebanyakan garis keras ? ya jelas dong, wong garis keras belum punya &#8220;daerah kekuasaan&#8221; di masyarakat seperti halnya NU dan Mohamadiyah. Sementara kalau rapat MUI, org2 NU dan Muhammadyah pada gak rajin, mentang2 udah mapan di wilayahnya masing2, ya &#8230; lolos deh, keambil tuh MUI sebagai wilayah mereka. Makanya kalau rapat tuh pada datang biar gak kecolongan kayak skrg ini. Mulai sekarang siap2 ikutin mekanisme pemilihan pengurus MUI yg akan datang. Saran gw: kalau datang tuh jangan cuman mau salaman doang, tapi bawa ide. Misalnya gimana spy dpt diterapkan biaya haji yg lancar dan murah. Sekarang topik ini sangat matang untuk dibahas. Kalau perlu swastanisasi penyelenggaraan haji, supaya KPK jgn terlalu banyak kerjaan nangkepin oknum penyelenggara haji yg &#8220;terlalu pinter&#8221; di &#8220;sini&#8221; maupun yg di &#8220;sana&#8221;. Monggo cak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: semar</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-761</link>
		<dc:creator>semar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 04:55:41 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-761</guid>
		<description>untuk bisa jernih melihat permasalahan, hendaknya para pengamat tidak hanya melihat dari petisi jakarta saja.  tetapi hendaknya mundur jauh sekali, ke masa-masa berpindahnya kekuasaan dari majapahit ke demak.  jika kita jeli melihat, maka semua permasalahan akan lebih jernih di lihat.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk bisa jernih melihat permasalahan, hendaknya para pengamat tidak hanya melihat dari petisi jakarta saja.  tetapi hendaknya mundur jauh sekali, ke masa-masa berpindahnya kekuasaan dari majapahit ke demak.  jika kita jeli melihat, maka semua permasalahan akan lebih jernih di lihat.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anoy</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-649</link>
		<dc:creator>anoy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 03:38:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-649</guid>
		<description>Mr. Agus Yana Said yang baik....
cita cita /ambisi boleh tapi harus searah dan tidak menyebabkan perpecahan coba liat apa yang dikeluarkan oleh MUI akhir akhir ini... pikir dunggggggggg
heheeee
waslam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mr. Agus Yana Said yang baik&#8230;.<br />
cita cita /ambisi boleh tapi harus searah dan tidak menyebabkan perpecahan coba liat apa yang dikeluarkan oleh MUI akhir akhir ini&#8230; pikir dunggggggggg<br />
heheeee<br />
waslam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nimrot Hutagalung</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-614</link>
		<dc:creator>Nimrot Hutagalung</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 15:50:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-614</guid>
		<description>Ehmm, tulisan ini bagus menjadi referensi masing-masing individu untuk dan agar lebih berhati-hati dan mawas diri, agar hak-haknya tidak terenggut sebagai umat beragama. Jujur saja, saya kalangan di luar muslim, tetapi saya rasa sangat cukup perlu untuk juga mengetahui perkembangan di dalam kehidupan muslim itu sendiri, apalagi saya tinggal lahir dan besar di Indonesia. Jangan sampai hal tersebut menjadi sumber konflik horisontal, yang mengakibatkan efek domino yang parah, dan malah menggusur kebebasan manusiawi. Sebab, bagaimanapun juga saya hidup di Indonesia ini dekat dengan teman-teman muslim yang notabene berbeda dengan saya, semoga permasalahan tersebut lantas tidak melunturkan yang seharusnya tidak boleh dilunturkan. Gimanapun juga saya masih cinta Indonesia. (nyambung ga sih??? Hehehe)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ehmm, tulisan ini bagus menjadi referensi masing-masing individu untuk dan agar lebih berhati-hati dan mawas diri, agar hak-haknya tidak terenggut sebagai umat beragama. Jujur saja, saya kalangan di luar muslim, tetapi saya rasa sangat cukup perlu untuk juga mengetahui perkembangan di dalam kehidupan muslim itu sendiri, apalagi saya tinggal lahir dan besar di Indonesia. Jangan sampai hal tersebut menjadi sumber konflik horisontal, yang mengakibatkan efek domino yang parah, dan malah menggusur kebebasan manusiawi. Sebab, bagaimanapun juga saya hidup di Indonesia ini dekat dengan teman-teman muslim yang notabene berbeda dengan saya, semoga permasalahan tersebut lantas tidak melunturkan yang seharusnya tidak boleh dilunturkan. Gimanapun juga saya masih cinta Indonesia. (nyambung ga sih??? Hehehe)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus yana</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-403</link>
		<dc:creator>agus yana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 09:23:53 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-403</guid>
		<description>yang saudara-saudara maskud Islam radikal itu apa ? Apakah kelompok kaum muslimin yang dengan ikhlas ingin memperjuangkan Islam kaffah sebagaimana amanat Al-Qur'an itu yang di maksud ? Kalau yang dimaksud memang mereka berarti anda-anda itu berdiri di barisan mana ? barisan kaum muslimin atau antek amerika ? coba renungkan apa kesalahan mereka ? apa ambisi mereka ? apa yang mereka dapat dengan susah payah selama ini dibandingkan dengan yang saudara2 dapatkan ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang saudara-saudara maskud Islam radikal itu apa ? Apakah kelompok kaum muslimin yang dengan ikhlas ingin memperjuangkan Islam kaffah sebagaimana amanat Al-Qur&#8217;an itu yang di maksud ? Kalau yang dimaksud memang mereka berarti anda-anda itu berdiri di barisan mana ? barisan kaum muslimin atau antek amerika ? coba renungkan apa kesalahan mereka ? apa ambisi mereka ? apa yang mereka dapat dengan susah payah selama ini dibandingkan dengan yang saudara2 dapatkan ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: oki rahadianto S.sos</title>
		<link>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-248</link>
		<dc:creator>oki rahadianto S.sos</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 04:57:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://indonesianmuslim.com/mui-ditunggangi-islam-radikal.html#comment-248</guid>
		<description>waduh...kalo begini mau dibawa kemana arah indonesia nanti???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh&#8230;kalo begini mau dibawa kemana arah indonesia nanti???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
